Showing posts with label Information. Show all posts
Showing posts with label Information. Show all posts

Saturday, January 23, 2016

WEBSITE COMEBACK

  
categories: 
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQsUJDGcOy3VQvGYq9RxEdOqcC-L5lC34jars3ozSm9BwW5ONO2WQ 
Hallo semua!

Sudah lama sekali website ini tidak terupdate kembali, kira-kira hampir 2 tahun website ini berhenti update yang dikarenakan pemilik website ini terlalu sibuk dengan berbagai macam pekerjaannya. Dan juga tidak dapat memilah waktu yang tepat untuk mengolah website-website yang ada. 

Oleh karena itu, website ini kembali dibuka untuk umum. Dan akan kembali mengupdate seperti biasanya yang akan diupdate di website ini.

Terima kasih untuk perhatiannya.
Hormat saya.

Friday, January 22, 2016

Situs pemerintah paling disukai oleh HACKER

  
categories: 
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSk2tBx1HgGqp2WgIyRhaN5bIL7SlO1MyPBAAPd4e6Uy-M-etXw 

Keamanan di dunia internet kini nampaknya harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah Indonesia. Terlebih dalam data yang diungkapkan oleh Internet Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (Id-SIRTII), situs milik pemerintah dengan domain go.id menjadi sasaran empuk serangan para hacker.

Menurut pantauan Id-SIRTII, dalam periode Januari hingga November 2014, terdapat serangan cyber yang melibatkan 12.088 insuden serangan situs di tanah air. Dan dari data tersebut, terungkap kalau situs pemerintah menjadi target serangan yang paling banyak dengan jumlah insiden melibatkan domain go.id sebanyak 3.288. Dan bulan September menjadi momen yang paling banyak, dengan jumlah serangan mencapai 1.423 insiden.

Serangan hacker yang kerap dilakukan terhadap situs-situs milik pemerintah tersebut berupa deface. Dan situs yang terkena serangan ini akan mempunyai tampilan yang berubah. Tentu saja kalau serangan tersebut dilancarkan kepada situs pemerintah, hal ini dapat mempengaruhi kinerja lembaga terkait. Terlebih kalau lembaga tersebut mempunyai situs resmi yang aktif. Meski memang pada kenyataannya, banyak situs milik pemerintah yang digarap dengan kurang serius.


Hacker bisa mengungkap daftar Video Porno seseorang

  
categories: 
http://pinsoftstudios.com/wp-content/uploads/2012/07/hacker-cartoon.jpg 

Jangan sembarangan mengakses situs porno. Seorang pengamat keamanan mobile mengungkapkan peretas amatir bisa dengan mudah mengakses sejarah penjelajahan konten porno yang diakses seseorang.

Peringatan ini diungkap oleh teknisi software, Brett Thomas, dalam blog pribadinya. Thomas mengungkapkan jika sebuah perangkat browser selalu menyimpan daftar penjelajahan penggunanya, meski 'history' dinonaktifkan.

"Jika kamu menonton porno secara online, tahun ini dan tahun ke depannya, meskipun tidak menyalakan fitur perekaman 'data penjelajahan', tetap saja peretas bisa mengetahuinya dan mampu mempublikasikannya, lengkap dengan nama Anda terpapar di sana," ujar Thomas, seperti dikutip dari Metro.co.uk, Selasa, 20 Oktober 2015.

Menurut dia, siapa saja, bahkan bukan peretas sekalipun, bisa memposting informasi orang lain ke dunia maya, hanya berbekal alamat email atau nama Facebook. Dari situ bisa terlihat sejarah penjelajahan konten porno yang pernah diakses.

"Yang dibutuhkan hanya dua data nominal yang bisa diambil melalui pelanggaran, dan seorang remaja tanggung yang ingin sekedar menciptakan kekacauan. Ini artinya, krisis privasi akan dimulai tahun ini," ujar Thomas.

Akibat krisis privasi itu, kata Thomas, para pengguna internet harus bersiap malu karena data personal mereka akan dengan mudah terpapar, dan siapapun bisa mengaksesnya.

"Hebatnya, jika peretas memiliki akses login ke satu situs yang menggunakan nama anda, tidak harus situs porno, lalu melihat sejarah bahwa anda pernah mengunjungi satu situs porno tertentu, semua akan terbongkar. Daftar akses konten porno itu akan terlihat jelas," papar Thomas.

Diungkap Thomas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengguna agar berpikir dua kali sebelum mengakses situs porno.

Pertama adalah jejak penjelajahan di browser yang cukup unik dan bisa dilihat meskipun anda mengaksesnya sembunyi-sembunyi dan tanpa supercookies.

Kedua, pengguna internet memiliki identitas global yang didapat dari alamat IP. Meski alamat IP disembunyikan namun perlindungan tetap tidak sempurna.

Pemiliki website memiliki teknologi untuk mengetahui profil pengunjung. Data yang dikumpulkan ini cukup untuk dijadikan sebagai dasar penilaian dalam memberikan pelayanan ke depannya. Ini merupakan hal yang ketiga.

Terakhir adalah proses peretasan yang 'tanpa suara'. Para peretas bekerja secara diam-diam, bahkan bisa bersarang cukup lama sampai waktu yang tepat untuk melancarkan serangan. Bahkan teknologi peretasan makin lama semakin maju. (ren)

Sumber: VIVA

 

Thursday, January 21, 2016

Hack akun BBM, orang ini di ringkus POLISI

  
categories: 
 

Tim unit II Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap 14 pelaku hacker (peretas) akun BlackBerry Messenger (BBM), di Palopo, Sulawesi Selatan.

Kanit II Jatanras Komisaris Polisi Jerry R Siagian mengatakan, sejumlah 14 pembajak BBM tersebut terbagi dalam tiga kelompok. "Ketiga kelompok ini ditangkap pada hari yang berbeda," kata Jerry kepada wartawan, Senin 18 Januari 2016.

Kelompok satu dibekuk pada Jumat 15 Januari 2016. Kelompok dua pada Sabtu 16 Januari 2016 dan kelompok tiga pada Minggu 17 Januari 2016. "Semuanya dibekuk di Palopo," ujar Jerry.

Jerry menjelaskan, kelompok satu berjumlah tiga orang, yaitu Aris, Mutmain dan Al-ghozali. Kemudian kelompok dua berjumlah empat orang, terdiri atas Nurkholis, Adrian S, Irsan dan Iqbal.

Selanjutnya kelompok tiga berjumlah tujuh orang. Masing-masing mereka atas nama Juslan, Talib, Dayat, Murwan, Arjun, Askian, dan Rafly.

"Kelompok ini kelompok terbesar. Tapi kami masih kembangkan dari semua kelompok yang ditangkap ini," ujarnya.

Jerry menjelaskan, modus 14 pelaku hacker (pembajak) akun BBM dengan memainkan link atau website yang berisi konten pornografi.

"Kadang juga modus mereka dengan memasukan konten yang menarik sejumlah korban sehingga korban bisa memasukkan email dan password-nya sesuai instruksi dalam website yang telah di-hacker tersebut," ujar Jerry.

Selanjutnya, Jerry menuturkan, ketika korban hendak mengunduh konten pornografi itu, korban diarahkan untuk memasukan email dan password-nya.

"Di situlah mereka memanfaatkan korban. Setelah dapat email dan password-nya mereka download akun BBM baru dan buat ID blackberry dengan menggunakan email dan password korban. Kemudian, mereka memanfaatkan kontak BBM tersebut untuk meminta pulsa atau sesuai keinginan jahatnya," ujar Jerry.

Sumber: VIVA